18-November-2019

SOSOK IBU YANG BAIK DALAM PANDANGAN ISLAM

Ibu merupakan salah satu tokoh penting yang berada dalam suatu keluarga. Selain bertugas untuk menjaga dan merawat anak-anaknya, seorang ibu juga berperan sebagai pendidik pertama bagi mereka, yang dimana ini menjadi hal penting,  karena pendidikan pertama yang didapatkan anak akan menjadi pondasi utama dalam proses keberlangsungan hidup mereka selanjutnya.

Al-Ustadz Sa’ad Karim dalam bukunya Nashaih lil aabaa ‘Qabla ‘Uquuqil Abna’ mengatakan bahwa seorang ibu memiliki peran penting dalam mendidik anak-anaknya. Jika ia memainkan peran tersebut dengan baik, kelak ia akan memetik buah manisnya dari sang anak berupa ketaatan, birrul waalidain, dan kesuksesan. Namun jika ia menyia-nyiakan perannya, kelak ia hanya menuai kedurhakaan dan sikap kurang baik dari anaknya.

Peran paling mendasar yang dimainkan seorang ibu di antaranya adalah menanamkan norma-norma luhur dan budi pekerti mulia dalam dirinya terlebih dahulu. Karena orang yang tidak memiliki sesuatu, tidak mungkin bisa memberikan sesuatu kepada orang lain. Dan setelah ia berhasil menanamkan hal tersebut pada dirinya, barulah ia semai kepada anak-anaknya kemudian.

Al-Quran telah menentukan karakter seorang ibu yang baik dan shalihah tersebut dalam firman Allah SWT.

“…Maka wanita yang shalihah ialah yang taat kepada Allah lagi memelihara diri ketika suaminya tidak ada, oleh karena Allah telah memelihara mereka…” (QS. An-Nisa: 34)

Selain menjadi wanita yang taat kepada Allah SWT dan pandai dalam menjaga diri, seorang wanita sudah seharusnya membesarkan anak dengan penuh kasih sayang, dan mencurahkan segenap perhatiannya dalam mendidik si buah hati.

Nabi SAW pernah memuji wanita Quraisy karena kasih sayang yang mereka berikan kepada anak-anak. Beliau bersabda, “Wanita Quraisy adalah sebaik-baik wanita Arab. Merekalah yang paling belas kasih terhadap anaknya, dan paling perhatian terhadap urusan suaminya.”

Oleh karena itu, seorang istri shalihah yang taat beragama lebih afdhal dari istri lainnya, serta lebih cocok untuk diajak membangun rumah tangga yang baik dan melahirkan anak-anak yang shalih dan shalihah.


Sumber: Sufyan bin Fuad Baswedan, dalam bukunya "Ibunda Para Ulama", Pustaka Al Inabah, 2012.

Komentar