13-January-2020

KEISTIMEWAAN HARI SENIN

Assalamualaikum Sahabat Dermawan!

Selidik demi selidik nih, ternyata cukup banyak orang yang tidak terlalu suka ketika hari senin datang. Biasanya, hal ini terjadi karena seseorang sudah terlalu nyaman dengan hari libur di hari ahad dan merasa enggan untuk bertemu lagi dengan sejumlah rutinitas yang di awali di hari senin.

Namun, tahukah Sahabat bahwa ternyata ada banyak keutamaan yang terdapat di hari Senin lho. Apa sajakah itu?

Berikut keutamaan yang terdapat di hari Senin!

1. Hari Kelahiran dan Kematian Rasulullah SAW

Dari hadits Abu Qatadah RA bahwa Rasulullah SAW pernah ditanya tentang puasa hari Senin, beliau menjawab,

“Hari tersebut merupakan hari aku dilahirkan, dan hari aku diutus atau diturunkannya Alquran kepadaku pada hari tersebut.” (Ini merupakan bagian dari hadits Abu Qatadah al-Anshari RA yang diriwayatkan oleh Imam Muslim dalam Shahihnya (II/819) Kitaabush Shiyaam)

Abu Bakr RA bertanya kepada Aisyah RA:

Pada hari apa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam wafat?

Aisyah menjawab:

Hari senin. [HR. Bukhari]

2. Hari Mendapatkan Ampunan

Rasulullah bersabda,

“Pintu-pintu Surga di buka pada hari Senin dan Kamis. Maka semua hamba yang tidak menyekutukan Allah dengan sesuatu apapun akan diampuni dosa-dosanya, kecuali seseorang yang antara dia dan saudaranya terjadi permusuhan. Lalu dikatakan, ‘Tundalah pengampunan terhadap kedua orang ini sampai keduanya berdamai, tundalah pengampunan terhadap kedua orang ini sampai keduanya berdamai, tundalah pengampunan terhadap orang ini sampai keduanya berdamai.” (HR. Muslim)

3. Hari Setor Amalan

Rasulullah bersabda,

“Amal-amal manusia diperiksa di hadapan Allah dalam setiap pekan (Jumu’ah) dua kali, yaitu pada hari Senin dan Kamis. Maka semua hamba yang beriman terampuni dosanya, kecuali seorang hamba yang di antara dia dan saudaranya terjadi permusuhan…” (HR. Muslim)

4. Hari yang dianjurkan Rasulullah SAW untuk berpuasa (Senin Kamis)

“Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wassalam sangat antusias dan bersungguh-sunguh dalam melakukan puasa pada hari Senin dan Kamis”. (HR. Tirmidzi, an-Nasa-i, Ibnu Majah, Imam Ahmad)

“Amal-amal manusia diperiksa pada setiap hari Senin dan Kamis, maka aku menyukai amal perbuatanku diperiksa sedangkan aku dalam keadaan berpuasa.” (HR. At Tirmidzi dan lainnya)

Usamah bin Zaid berkata,

Aku berkata pada Rasul SAW,

“Wahai Rasulullah, engkau terlihat berpuasa sampai-sampai dikira tidak ada waktu bagimu untuk tidak puasa. Engkau juga terlihat tidak puasa, sampai-sampai dikira engkau tidak pernah puasa. Kecuali dua hari yang engkau bertemu dengannya dan berpuasa ketika itu.”

Nabi SAW bertanya,

“Apa dua hari tersebut?”

Usamah menjawab,

“Senin dan Kamis.”

Lalu beliau bersabda,

“Dua hari tersebut adalah waktu dihadapkannya amalan pada Rabb semesta alam (pada Allah). Aku sangat suka ketika amalanku dihadapkan sedang aku dalam keadaan berpuasa.” (HR. An Nasai no. 2360 dan Ahmad 5: 201. Al Hafizh Abu Thohir mengatakan bahwa sanad hadits ini hasan).

5. Hari diciptakannya Pohon

Dari Abu Hurairah, ia telah berkata:

Rasulullah SAW memegang tanganku kemudian berkata:

“Allah yang Maha Perkasa lagi Maha Tinggi telah menciptakan tanah (bumi) pada hari Sabtu, menciptakan padanya gunung-gunung hari Ahad, menciptakan pohon pada hari Senin, menciptakan hal-hal yang tidak disenangi pada hari Selasa, menciptakan cahaya pada hari Rabu, dan menyebarkan binatang padanya hari Kamis, dan menciptakan Adam alaihissalam setelah Ashar pada hari Jum’at pada akhir penciptaan pada akhir waktu dari waktu-waktu Jum’at antara Ashar hingga malam.”

6. Hari diturunkannya Al-Qur'an

“Hari tersebut merupakan hari aku dilahirkan, dan hari aku diutus atau diturunkannya Alquran kepadaku pada hari tersebut.” (Ini merupakan bagian dari hadis Abu Qatadah al-Anshari RA yang diriwayatkan oleh Imam Muslim dalam Shahihnya (II/819) Kitaabush Shiyaam)

7. Hari dimana Rasulullah SAW tiba di Madinah saat Hijrah

Urwah bin Az-Zubair Ra berkata:

Lalu penduduk Madina menemui Rasulullah di daerah Al-Harrah (tempat berbatu hitam di Madinah), lalu Rasulullah beralih bersama mereka ke sebelah kanan sampai beliau singgah bersama mereka di rumah Bani ‘Amru bin ‘Auf, dan saat itu adalah hari senin dari bulan Rabiul Awwal. [HR. Bukhari]

8. Hari yang Baik untuk Berobat

Dari Ibnu Umar RA;

Rasulullah SAW bersabda:

“Berbekamlah pada hari Senin dan Selasa karena sesungguhnya pada hari itu Allah menyembuhkan Ayyub dari penyakit”. [Sunan Ibnu Majah: Hasan]

9. Hari Naiknya Nabi Idris As ke Langit

Allah berfirman,

“Dan ceritakanlah (hai Muhammad kepada mereka, kisah) Idris yang tersebut di dalam Al-Quran. Sesungguhnya ia adalah seorang yang sangat membenarkan dan seorang Nabi. Dan kami telah mengangkatnya ke martabat yang tinggi.” (Maryam: 56-57)

10. Hari dimana Nabi Musa As pergi ke Gunung Thursina

Allah berfirman,

”Dan (ingatlah) ketika Kami mengambil janji dari kamu dan angkat (gunung) Thursina di atas (kepala)mu (seraya Kami berfirman), “Peganglah teguh-teguh apa yang telah Kami berikan kepadamu.” (QS. Al Baqarah 62)

Thabarsi menukil dari Ibnu Zaid,

”Ketika Nabi Musa As kembali dari bukit Thur Sina dan Taurat berada di tangannya kepada kaumnya ia mengabarkan bahwa kitab langit berada di dalam genggamannya yang berisi undang-undang agama yang menjelaskan yang halal dan haram, undang-undang yang telah di tetapkan Allah SWT untuk pekerjaan keseharian kalian, ambilah dan amalkanlah.

Yahudi melihat hal ini mengeluarkan alasan yang tidak masuk akal bahwa tugas-tugas yang harus dijalankan sangatlah sulit dan susah maka mereka mengekspresikan ketidaktaatan dan pembangkangan, untuk itu Allah SWT memerintahkan malaikat untuk mengangkat batu besar dari bukit Thur Sina dan dipindahkan di atas kepala mereka.”

Itulah 10 keutamaan hari Senin dalam pandangan Islam. Semoga ulasan ini dapat meningkatkan kembali semangat kita di hari Senin.

Selamat beraktivitas Sahabat Dermawan!

Komentar