6 Keutaman Bulan Rabiul Akhir Yang Harus Diketahui
26-November-2020

6 Keutaman Bulan Rabiul Akhir Yang Harus Diketahui

Tahukah kalian nama bulan sehabis datangnya bulan rabiul awal? Ya betul, dialah bulan rabiul akhir. Adalah bulan yang jatuh pada urutan ke empat dari hitungan kalender hijriyah umat islam. 

Mengapa disebut rabiul akhir? Diketahui penamaan rabiul akhir sendiri ini dikarenakan bulan ini menandai musim mekar mekarnya bunga dan tumbuh tumbuhan di akhir. 

Namun apakah kalian tahu tentang 6 keutamaan bulan rabiul akhir? mari kita bahas bersama.

Peristiwa Bulan Rabiul Akhir

Sebelum membahas lebih detail pasal keutamaan bulan Rabiul Akhir alangkah lebih baiknya jika kita pahami dan ketahui terlebih dahulu peristiwa dalam sejarah Islam yang terjadi pada bulan Rabiul Akhir.

1. Diturunkannya Surah Al-Hasyr

Surah Al-Hasyr, yang artinya “Pengusiran” termasuk surah ke- 59 dalam Alquran. Dalam surat ini menjelaskan mengenai terjadinya kasus Bani Nadhir (suatu kabilah dan perkampungan dari kaum Yahudi) saat tahun ke- 4 Hijriyah setelah Perang Uhud dan sebelum Perang Ahzab. Bani Nadhir diusir oleh Rasulullah Saw dari kota Madinah, karena melakukan usaha tipu muslihat khususnya di bagian ekonomi dan merencanakan pembunuhan Rasulullah Saw.

2. Percobaan Pembunuhan Rasulullah Saw oleh Bani Nadzir

Rasulullah Saw mendatangi Bani Nadhir bersama sepuluh orang sahabatnya yang di antaranya ada Abu Bakar, Umar, dan Ali. Pada saat itu Rasulullah Saw meminta kaum Bani Nadhir untuk menanggung pembayaran diyah dua orang yang terbunuh sesuai dengan perjanjian. Tetapi, beberapa orang di antara Bani Nadhir merencanakan strategi pembunuhan Rasulullah Saw dan para sahabat yang datang bersama beliau. Setelah Rasulullah Saw mendapatkan ilham tentang tipu muslihat mereka tersebut, Rasulullah Saw beranjak pergi dan pulang ke Madinah. Rasulullah Saw memberikan perintah kepada para sahabatnya, agar bersiap-siap untuk melakukan perang dengan Bani Nadhir karena telah adanya pengkhianatan.

3. Perang Al-Ghabah dan Al-Ghamar

Pada masa Rasulullah Saw telah terjadi peperangan pada saat bulan Rabiul Akhir, termasuk perang Al-Ghabah dan Al-Ghamar. Perang Al-Ghabah terjadi saat tahun ke-6 Hijriyah yang dipimpin langsung oleh Rasulullah Saw, karena penyerangan yang dilakukan oleh Unaynah bin Hizn Al Farisi yang ingin merampas unta-unta milik Rasulullah Saw yang berada di Al-Ghabah. Sedangkan, Perang Al-Ghamar terjadi saat Rasulullah Saw menyerang kabilah Bani Asad yang dipimpin oleh Ukkashah bin Mishan.

4. Perang Damsyik

Saat masa pemerintahan Abu Bakar Shiddiq pada tahun 14 Hijriyah, terjadi Perang Damsyik yang berlangsung selama 70 hari. Ketika itu, Sayyidina Abu Bakar ash-Siddiq memberikan perintah kepada pasukan Islam yang dipimpin oleh Khalid bin Walid dan Ubaidah bin Jarrah untuk menghancurkan kota Damsyik.

Di dalam Perang Damsyik ini memiliki rangkaian perjuangan yang panjang. Mulai dari pertempuran Mu’tah, lalu terjadinya Perang Yarmuk. Setelah menang dari Perang Yarmuk, Khalid bin Walid digantikan oleh Abu Ubaidah bin Jarrah. Setelah kekhalifahan dipegang oleh Umar bin Khattab, beliau memberikan perintah kepada Abu Ubaidah bin Jarrah untuk membuka Kota Damsyik.

Peperangan ini berlangsung dengan pasukan Islam yang berjumlah 25.000, gabungan dari pasukan sisa Perang Yarmuk dan Perang Kocisia untuk melawan pasukan Romawi yang berjumlah 80.000. Akhirnya pasukan Islam berhasil memenangkan pertempuran tersebut, semua pasukan Romawi tewas terbunuh. Setelah itu, mereka menuju Kota Damsyik untuk menjebol tembok benteng Ibu Kota Syam tersebut.

5. Terjadinya Perang Jamal

Perang Jamal ini dipimpin oleh Aisyah tahun 36 H/656 di sekitar Bashrah. Perang ini terjadi karena Aisyah dan pasukannya ingin membalas atas pembunuhan Utsman bin Affan. Pembunuhan Utsman bin Affan terjadi karena saat pemerintahan beliau Muhammad bin Abi Hudzaifah meminta jabatan. Tetapi di tolak oleh Utsman bin Affan, lalu jabatan tersebut diberikan kepada Marwan bin al-Hakam dan Sa’id bin Ash yang berasal dari keluarga Umayyah. Mengetahui hal tersebut, Muhammad bin Abi Hudzaifah sangat kecewa dan marah. Ia berontak bersama Muhammad bin Abu Bakar, putra bungsu dari Abu Bakar dan saudara seayah dari Aisyah.

Karena, terjadinya perpecahan maka ada beberapa kelompok yang mengepung rumah Utsman selama tiga minggu dan memintanya untuk meninggalkan jabatannya. Hingga akhirnya Utsman meninggal karena dibunuh oleh kelompok kriminal.

Dinamakan Perang Jamal atau unta betina, karena ketika perang Aisyah menaiki unta berambut merah. Tetapi, perang ini dimenangkan oleh pasukan Imam Ali as. Thalhah dan Zubair mati terbunuh, sedangkan Aisyah ditangkap lalu dibebaskan secara terhormat.


Keutamaan Bulan Rabiul Akhir

Keutamaan bulan Robiul Akhir ini adalah mengingatkan kita pada peristiwa-peristiwa perang sehingga membantu kita meningkatkan rasa cinta pada sesama. Untuk itu, keutamaan yang harus kita kerjakan pada bulan ini adalah:

1. Melaksanakan perintah yang wajib dengan lebih giat

Seperti dalam firman Allah surat Ar Ro’du ayat 11:

“Allah tidak akan merubah suatu kaum kecuali kaum itu merubah dirinya sendiri.” Maksudnya adalah bahwa mningkatkan diri dalam melaksanakan perintah wajib seperti shalat wajib, puasa Ramadhan, Zakat dalam islam, dan lainnya adalah datang dari diri sendiri. Untuk diri sendiri yaitu memenuhi kuwajiban serta menjauhkan diri dari kufur. “sesungguhnya solat menjauhkan dari kufur”(al hadits)

2. Memperbanyak shodaqoh

Karena dalam bulan ini banyak terjadi perang dan mengingatkan kita tentang perang, maka sebaiknya kita mulai membangun rasa cinta kepada sesama dengan meningkatkan shodaqoh amal jariyah kita. Adapun shodaqoh sebaiknya kita berikan kepada Fakir Miskin, anak Yatim, orang yang berjuang di Jalan Allah, orang yang terlilit hutang, dan orang yang sedang bepergian. Selain itu kita juga dapat menyumbangkan sebagian harta kita untuk Jariyah. Jariyah adalah ibadah yang pahalanya akan terus mengalis meskipun kita telah mati seperti memberikannya pada Masjid, Sekolah berbasis Islam, Musholla, Tempat pengajian dan lain-lain. Sehingga ketika tempat-tempat tersebut masih dipergunakan untuk solat, kajian, menuntut ilmu, maka pahala dari jariyah kita tidak akan putus meskipun kita telah mati.

3. Perbanyak melaksanakan solat Berjamaah

Sholat berjamaah selain memiliki keutamaan sholat berjamaah juga menambah pahala kita dua puluh tujuh derajat juga membuat kita lebih sering bersosial. solat berjamaah juga meningkatkan rasa solisaritas kita terhadap sesama muslim. Seorang Ulama pernah berkata bahwa Kaum Yahudi sangat mengetahui kehancuran Islam adalah ketika sedikitnya muslim yang berjamaah solat subuh. Dan Masya Allah, jamaah solat subuh pun dikebanyakan tempat memang semakin berkurang tiap tahunnya.

4. Memperbanyak membaca doa tolak bala

Doa ini dimaksudkan untuk menghindari diri dari balak atau musibah dari 6 keutamaan bulan rabiul akhir. Doa ini berbunyi:

“Allahumma Ya Kaafiyal Bala’, Ikfinal Bala’, Qobla nuzulihi minas sama’ Yaaa Allah.”

Atau doa ini:

“Allahumma idfa’ anna Al gholaa’a, wal balaa’a, wal wabaa’a, wal fakhsyaa’a, wal munkara, was suyufal mukhtalifata, wasy sydaaida wal mikhana ma dhoharo minha wama bathona min baladina haadza khoshotan wa min baldani muslimiina Amatan innaka Ala kulli syai’in Qodiir.”

“Ya Allah, hindarkanlah dari kami kekurangan pangan, cobaan-cobaan hidup, penyakit-penyakit wabah, perbuatan keji dan mungkar, ancaman-ancaman yang beraneka ragam, paceklik-paceklik dan segala ujian, yang lahir maupun yang bathin, di negri kami pada khususnya, dan umumnya di negri orang-orang muslim, karena sesungguhnya Engkau Mahakuasa atas segala sesuatu.”

5. Meningkatkan ketakwaan kepada Allah

Takwa yang dimaksud adalah melaksanakan perintahNya dan menjauhi laranganNya. Memjauhi larangan Allah lah yang terasa sulit jika kita tidak terbiasa melakukannya seperti menghindari zina dalam islam. Makanya, ada bermcam-macam manusia. yang pertama manusia yang melaksanakan perintahNya dan tidak menjauhi laranganNya, yang tidak melaksanakan perintah dan tidak menjauhi laranganNya, dan yang melaksanakan perintah dan menjauhi larangan sangat jarang sekali.

6. Memperbanyak mengingat Allah dan sifat-sifatNya

Yang terakhir dari 6 keutamaan bulan rabiul akhir, sebagai pengingat diturunkannya surat al Hasyr pada bulan ini, hendaknya kita meningkatkan diri untuk mengingat Allah yang memiliki banyak sifat sifat Allah dan asmaul husna yang Sempurna. diantara seperti yang tertera dalam akhir surat al Hasyr yaitu Ar Rahman(Tuhan Yang Maha pemurah), Ar Rahim (Yang Maha Pengasih), Al Malik (Raja Yang Maha Menguasai), Al Quddus (Raja yang suci dari ketercelaan), As Salam (Raja Yang Memberikan Keselamatan), Al Mu’min (Raja Yang Memberi rasa aman), Al Muhaimin (Raja yang memelihara), Al Aziz (Yang Maha Agung), Al Jabbar(Maha Perkasa), Al Mutakabbir (Maha Tinggi), Al Kholiq (Yang Menciptakan), Al Bari’ (yang Melaksanakan), AL Mushowwir (Yang membentuk rupa).

Demikian banyaknya Asmaul Husna yang disebutkan dalam surat ini untuk kita renungkan, betapa Allah Pemilik segala kesempurnaan.

Sumber: Umma.com

Komentar

CS

Mizan Amanah

+6282112409497

Mida Munawaroh

+6289507922733

Ina

+628990697691

Safariyanti

+6281223208715

Febriyanti Rahmat S

+62895610180905

Hanifah Marila

+6285780342178

Rindi

+6285863213213

Alwina Damayanti

+6281907396324