Sudah Tak Memadai, Tak Ada Tempat Wudhu, Mushola Ini Harus Segera Direnovasi

Sudah Tak Memadai, Tak Ada Tempat Wudhu, Mushola Ini Harus Segera Direnovasi

31 May 2021 (Batas Waktu)


Bantu Renovasi Mushola

مَنْ بَنَى مَسْجِدًا لِلَّهِ كَمَفْحَصِ قَطَاةٍ أَوْ أَصْغَرَ بَنَى اللَّهُ لَهُ بَيْتًا فِى الْجَنَّةِ

“Siapa yang membangun masjid karena Allah walaupun hanya selubang tempat burung bertelur atau lebih kecil, maka Allah bangunkan baginya (rumah) seperti itu pula di surga.” (HR. Ibnu Majah no. 738. Al-Hafizh Abu Thahir mengatakan bahwa sanad hadits ini shahih)


Yaitu mushola Nurul Hayat yang berada di Kampung Dukuh Tobo RT 05/RW 02, Desa Tobo, Kecamatan Jati, Kabupaten Blora, Jawa Tengah. 

Mushola di Kampung Dukuh ini menjadi satu-satunya tempat beribadah masyarakat Kampung Dukuh Tobo. Tak ada lagi tempat ibadah kecuali masyarakat harus menempuh jarak cukup jauh sekitar 2-3 km.  

Praktis mushola Nurul Hayat ini menjadi tempat yang diburu jamaah dalam beribadah keseharian mereka. 


Mushola ini sangat banyak manfaatnya bagi masyarakat sekitar, selain digunakan tempat shalat 5 waktu, juga dipakai untuk pengajian rutin. 

Bahkan Mushola Nurul Hayat ini menjadi sarana utama mengaji anak-anak. Setiap harinya anak-anak di Kampung Dukuh Tobo berbondong-bondong mengaji ke mushola ini. 

Namun sayang, kini kondisi Mushola Nurul Hayat memprihatinkan. Bangunannya sudah banyak yang tak layak. Luasnya pun sudah tak mencukupi untuk digunakan anak-anak mengaji. 


“Kalau hujan mushola ini sering bocor. Dindingnya sudah banyak yang rapuh,” ucap Ustadz Hamid Sulaiman. 

Fasilitas yang ada hari ini pun sangat minim. Belum ada toa untuk adzan, sejadah, Al-Quran, mimbar, dan kebutuhan mengaji anak-anak. 


Malah Mushola Nurul Hayat ini belum memiliki tempat wudhu. Untuk sementara jamaah yang mau wudhu menggunakan ember yang sudah diberikan lobang kecil. 

“Sering juga jamaah yang ikut wudhu ke rumah warga terdekat mushola,” tutur Ustadz Hamid. 


Ukuran Mushola Nurul Hayat ini tidak terlalu luas, yaitu sekitar 5x4m. Padahal anak yang mengaji di mushola tersebut lebih dari 25 anak. 

Dengan kondisi luas mushola yang sempit itu, terpaksa pengurus mushola harus mencari tempat lain untuk mengaji anak-anak. Salah satu alternatifnya yaitu sebagian anak mengaji di tempat warga yang dekat dengan mushola. 


Bukan tak mau membangun atau memperbaiki mushola, warga sekitar masih belum mampu untuk melakukannya. Sebab rata-rata mata pencaharian warga sebagai buruh tani dengan penghasilan pas-pasan. 


Sahabat dermawan, kondisi Mushola Nurul Hayat yang ada di Kampung Dukuh Tobo ini sudah tidak memadai. Perlu uluran tangan kita semua untuk memperbaiki dan membangunnya. Sehingga menjadi tempat ibadah dan aktivitas mengaji anak yang layak. 

Mari kita sisihkan sebagian harta kita untuk pembangunan Mushola Nurul Hayat Tobo ini. Berapa pun yang didonasikan, sangat membantu proses pembangunan. (*)  


Donatur


Info Terbaru


Tidak Ada Info Terbaru

Mari berbagi informasi yang insha Allah bermanfaat kepada rekan dan saudara kita. Semoga menjadi amal soleh yang membawa keberkahan untuk anda. klik tombol share di bawah ini.

CS

Mizan Amanah

+6282112409497

Istiqomah Nurbaeti

+6289507922733

Hanifah Marila

+6285780342178

Mida Munawaroh

+628111873334

Ayu

+628985816893