Anak Yatim Penjual Pempek, Ingin Jadi Hafizh Al-Qur’an #YatimInspirasi

Anak Yatim Penjual Pempek, Ingin Jadi Hafizh Al-Qur’an #YatimInspirasi

(Tanpa Batas Waktu)


Donasi Sekarang

Assalamualaikum, perkenalkan nama saya Aditiya Firmansyah. Biasanya saya dipanggil Adit. Umur saya sekarang 13 tahun. 

Kadang-kadang saya suka sedih kalau ada yang bertanya orang tuaku. Karena sejak kecil saya sudah ditinggal kedua orang tua saya. Jadi saya sampai sekarang tidak tahu orang tua saya. 


Kata paman saya, ibu saya meninggal dunia ketia saya masih berusia 3 tahun. Dan sejak itu bapak saya pergi entah kemana, sampai sekarang pun saya tidak tahu bapak saya. Sempat ada kabar bahwa bapak saya sudah meninggal.  

Sejak umur 3 tahun saya diasuh oleh paman dan bibi saya. Diasuh, disekolahkan, dan dididik di lingkungan keluarga paman saya. 

Saya sangat bersyukur ada paman dan bibi saya yang mau merawat dan mengasuh saya sejak saya ditinggal kedua orang tua saya sampai sekarang. 


“Terima kasih paman dan bibi yang telah mengasuh saya. Semoga Allah Swt membalas semua kebaikan paman dan bibi dengan pahala yang berlipat,” tutur Adit sambil meneteskan air mata. 

Semenjak diasuh paman dan bibinya, Adit tidak lantas hidup dalam serba kecukupan, bahkan Adit harus jatuh bangun hidup bersama keluarga pamannya. 

Karena nasib paman dan bibinya Adit tak semujur orang lain yang melimpah dengan harta. Dari sisi ekonomi pamannya tergolong kurang mampu. 


“Saya mengurus Adit dari kecil. Dan saya juga punya anak dua. Ekonomi saya serba kurang,” ungkap Kusnadi (47) paman Adit. 

Pekerjaan paman Adit hanya serabutan. Terkadang tukang bangunan, jualan kecil-kecilan, atau pekerjaan apa saja yang bisa menghasilkan. 

Saya melihat kondisi keluarga paman seperti itu, jadi saya juga harus ikut mencari uang membantu paman dan bibi. Saya pernah jualan pempek keliling, pernah juga jualan gorengan dan jualan minuman es.


Jauh dari kasih sayang orang tua. Hidup penuh dengan perjuangan. Sekadar mengisi perut untuk keberlangsungan hidup. Berat memang. Tapi itulah yang dilakukan Adit. Berjuang dari kecil, menghilangkan rasa malu dan gengsi demi bertahan hidup. 

Dan Alhamdulillah ketika kelas 4 SD Adit bertemu salah seorang pengurus Mizan Amanah. Adit pun diasuh di panti Mizan Amanah yang ada di Cipete, Jakarta Selatan. 

Dengan modal kegigihan dan semangat, kini Adit sudah berubah menjadi anak hebat. Berbagai prestasi yang kini diraihnya. Di antaranya, Adit sekarang sudah hafal dua juz Al-Qur’an. 

Cita-cita Adit sekarang ingin menjadi hafizh Al-Qur’an. Targetnya, setelah lulus SMP nanti Adit berharap hafal 30 juz. 


“Meski pun saya tidak mengenal keddua orang tua saya, tapi saya ingin berkumpul nanti di syurga bersama mama dan papa, in syaa Allah,” harap Adit. 

#SahabatDermawan, mari kita dukung dan bantu Adit untuk menggapai cita-citanya. Yaitu dengan berdonasi untuk memenuhi kebutuhan hidup dan biaya pendidikannya. In syaa Allah pahala akan mengalir kepada kita semua. Aamiin. 

1.  Klik "Donasi Sekarang"
2. Pilih metode pembayaran: 
GoPay, Virtual Account, Transfer Bank, Kartu Debit atau Kredit 
3. Dapat laporan via email

Dan sahabat bisa membantu share ke rekan atau saudara Anda.

Donatur


Info Terbaru


Tidak Ada Info Terbaru

Mari berbagi informasi yang insha Allah bermanfaat kepada rekan dan saudara kita. Semoga menjadi amal soleh yang membawa keberkahan untuk anda. klik tombol share di bawah ini.

CS

Mizan Amanah

+6282112409497

Istiqomah Nurbaeti

+6289507922733

Shalsabilla

+628990697691

Kiki Julianti

+628111873334

Ayu

+628985816893