Tak Ada Transfortasi Darat, Warga Pulo Panjang Butuh Ambulans Laut

Tak Ada Transfortasi Darat, Warga Pulo Panjang Butuh Ambulans Laut

(Tanpa Batas Waktu)


Donasi Sekarang

“Kami masyarakat di sini (di Pulo Panjang) sangat sedih kalau menangani yang sakit, terutama sering terjadi pada anak-anak kecil, karena keterbatasan transfortasi,” ungkap Sambas, Ketua RT 01 di Kampung Peres, Desa Pulo Panjang, Kecamatan Pulo Ampel, Kabupaten Serang, Banten. 


Ya, Pulau Panjang adalah sebuah pulau kecil yang terletak di Teluk Banten. Secara administratif, Pulau ini termasuk dalam wilayah Kabupaten Serang, Banten.

Karana berada di tengah lautan, praktis masyarakat Pulo Panjang hanya memiliki alat transfortasi laut untuk menyambungkan semua aktivitas mereka. Baik itu perekonomian, sosial, dan lainnya. Perahu adalah bagian terpenting dalam transfortasi masyarakat di sana. 


Termasuk dalam hal kesehatan. Masyarakat Pulo Panjang harus menyebrangi lautan ketika ingin berobat, apalagi kalau si pasiennya menderita sakit yang cukup serius dan perlu penanganan insentif. 

“Di Desa Pulo Panjang ini ada petugas kesehatan dari kecamatan, tapi itu sangat terbatas, hanya untuk menangani penyakit ringan. Sementara kalau sakit berat kan harus ke rumah sakit,” tutur Sambas. 

Selama ini, masyarakat Pulo Panjang sangat kesulitan kalau mau mengantar pasien yang harus dirujuk ke rumah sakit, mereka harus mencari perahu terlebih dahulu untuk alat trasnfortasinya. Kemudian mencari (sopir) nahkoda yang mengantar si pesien. 


“Itu biayanya sangat berat. Harus menyewa perahu, membeli bensin, ditambah lagi memberi ongkos untuk sopir yang mengantar. Berat sekali, dan itu juga pernah saya alami,” sebutnya. 

Tak ada pilihan memang. Mau tidak mau mereka harus menyebrangi lautan untuk sampai ke rumah sakit, karena tak ada jalur darat yang menyambungkannya. 

“Pernah kejadian belum lama ini, ada anak yang sakit cukup parah, orang tuanya kurang mampu, mau pinjam perahu tidak ada uangnya. Akhirnya anak itu tak jadi berobat dan sakitnya semakin parah,” kata Edi Subakti (35) warga Pulo Panjang.  

Bisa jadi, bagi orang tidak mampu di Pulo Panjang, jangankan untuk menyewa perahu, untuk biaya berobat pun mereka harus pinjam uang ke saudara atau tetangga. 

Yang dibutuhkan masyarakat Pulo Panjang yaitu adanya transfortasi laut khusus untuk kesehatan, mengangkut pasien dan aktivitas kesehatan lainnya. 

“Kami dan masyarakat di Pulo Panjang sangat membutuhkan transfortasi berupa ambulance laut untuk kebutuhkan kesehatan masyarakat. Dan kami berharap banyak pihak yang bisa membantu kami di sini,” tutur Sekretaris Desa Pula Panjang, Wahyu Irfan Setiawan. 

#SahabatDermawan, yuk kita bantu kebutuhan masyarakat Pulo Panjang dalam mewujudkan ambulance laut guna kebutuhan alat trasfortasi kesehatan mereka. Mereka sangat membutuhkan itu. 


Silakan salurkan donasi Anda lewat Mizan Amanah dengan cara : 

1. Klik tombol "Donasi Sekarang"

2. Isi nominasi donasi yang ingin diberikan

3. Pilih metode pembayaran (Gopay, OVO, Dana, Link Aja,  ATM Transfer, Virtual Account, Kartu Kredit, Kartu Debit, Akulaku)

4. Silahkan ikuti intruksi untuk menyelesaikan pembayaran

Sahabat, tidak hanya berdonasi, Sahabat juga bisa membantu dengan cara menyebarkan halaman galang dana ini ke orang-orang terdekat agar semakin banyak orang yang ikut membantu.



Donatur


Info Terbaru


Tidak Ada Info Terbaru

Mari berbagi informasi yang insha Allah bermanfaat kepada rekan dan saudara kita. Semoga menjadi amal soleh yang membawa keberkahan untuk anda. klik tombol share di bawah ini.

CS

Mizan Amanah

+6282112409497

Mida Munawaroh

+6289507922733

Ina

+628990697691

Safariyanti

+6281223208715

Febriyanti Rahmat S

+62895610180905

Hanifah Marila

+6285780342178

Rindi

+6285863213213

Alwina Damayanti

+6281907396324

Mayang Ayu

+628985816893