Selamatkan Ratusan Anak di Rawadas, Penuhi Gizi Mereka!

Selamatkan Ratusan Anak di Rawadas, Penuhi Gizi Mereka!

(Tanpa Batas Waktu)


Donasi Sekarang

Rawadas, sebuah kampung kecil terletak di pinggiran banjir kanal timur, Jakarta Timur. Kampung ini terkenal dengan komunitas kampung pemulung. 

Sebab sekitar 80 kepala keluarga yang berdomisili di lokasi tersebut semuanya berprofesi sebagai pemulung. 


Tak hanya orang tua, anak-anak yang tinggal di lingkungan Rawadas ini hampir semua memulung karena harus membantu orang tua mereka.  

Terbayang oleh kita, bagaimana kondisi lingkungan seperti itu. Kondisi sosial masyarakatnya, keamanannya, pendidikan anak-anaknya, kesehatan mereka, dan yang lainnya. 


Termasuk soal gizi anak-anak yang berada di lingkungan pemulung tersebut, bisa terbilang mengkhawatirkan. Jangankan memikirkan gizi, bisa makan sehari-hari saja mungkin bagi mereka sudah beruntung. 

Arif Maulana contohnya (7 thn). Setiap harinya ia makan seadanya. Penghasilan orang tuanya dari pemulungan sampah hanya bisa dibelikan untuk makan sehari-hari. Lauk pauknya sangat sederhana. 


Rata-rata penghasilan pemulung sampah di Kampung Rawadas ini sekitar Rp 30 ribu perhari. Tentunya tidak cukup untuk banyak kebutuhan keseharian mereka. 

“Saya ingin jajan ke Mall pak, saya ingin makanan enak,” tutur Arif yang mengaku jarang sekali jajan sehari-harinya apalagi ke Mall. 


Selain Arif, anak yang suka membantu orang tuanya pemulung yaitu Abdul Razak (10 thn). Abdul ingin sekali seperti anak-anak lainnya yang berada di luar mengkonsumsi makanan bergizi dan enak.

Keterbatasan mengkonsumsi gizi yang cukup seperti di Kampung Rawadas ini tentu sangat memprihatinkan, terutama buat para generasi seperti anak-anak yang sekarang sedang tumbuh kembang.


Hal ini diungkapkan juga salah seorang warga komunitas Kampung Rawadas, yaitu Pak Ade (40 thn). Saking prihatinya terhadap masa depan anak-anak tersebut, Pak Ade berusaha membangun rumah belajar. Lewat rumah belajar ini lah Pak Ade berharap, selain menyelamatkan pendidikan anak-anak, juga bisa menjadi jembatan bagi para donatur untuk memperhatikan gizi mereka. 


“Saya berusaha sekuat tenaga untuk mencari bantuan, supaya anak-anak yang ada di lingkungan Kampung Rawadas ini bisa belajar dan mengaji. Kalau ada rizki, anak-anak bisa makan bareng di tempat belajar ini,” harap Pak Ade yang mengaku sudah dua tahun mendidikan rumah belajar di Kampung Rawadas ini. 

Kurangnya sumber gizi makanan pada anak-anak sangat memengaruhi pada kecerdasan mereka. Dan pastinya akan berpengaruh juga pada kesehatan tubuh anak-anak hari ini atau pun ke depannya nanti. 

#OrangBaik, mari kita selamatkan mereka, anak-anak yang saat ini masih kekurangan gizi. Mereka adalah generasi penerus perjuangan bangsa ini. Mereka harus sehat, cerdas, dan kuat. 


Donatur


Info Terbaru


Tidak Ada Info Terbaru

Mari berbagi informasi yang insha Allah bermanfaat kepada rekan dan saudara kita. Semoga menjadi amal soleh yang membawa keberkahan untuk anda. klik tombol share di bawah ini.

CS

Mizan Amanah

+6282112409497

Istiqomah Nurbaeti

+6289507922733

Shalsabilla

+628990697691

Kiki Julianti

+628111873334