Bantu Mang Uu, Tukang Becak Hidup Sebatang Kara di Tengah Pandemi

Bantu Mang Uu, Tukang Becak Hidup Sebatang Kara di Tengah Pandemi

(Tanpa Batas Waktu)


Donasi Sekarang

Hidup sebatang kara, tak punya tempat tinggal, dan kehilangan modal buat usaha kesehariannya. Ya, itulah yang dialami Mang Uu (46), tukang becak yang biasa mangkal di sekitar Cibeuereum, Kota Bandung. 

Sudah bertahun-tahun Mang Uu mengais rezeki dari mengayuh becak. Menafkahi keluarga dari hasil keringat bersama besi tuanya. Tapi di tengah pandemi sekarang Mang Uu mengaku kesulitan dalam mencari nafkahnya. 

Sulitnya mencari penumpang di masa pandemi seperti sekarang, menjadi tantangan berat bagi pria yang mempunyai nama lengkap Uu Swara ini. Penghasilan Mang Uu sudah tak menentu setiap harinya. Bahkan sering kali ia tak mendapatkan penghasilan dari usaha mengayuh becaknya. 


Sebelum pandemi penghasilannya dari mengayuh becak dirasa cukup. Tapi kondisi sekarang sangat susah. Bahkan dalam seharinya ia sering tidak dapat penumpang. “Sering terjadi seperti itu,” tutur Mang Uu. 

“Kalau tidak ada penumpang, saya kadang-kadang markirin mobil yang lewat, lumayan untuk penghasilan,” sebutnya. 

Yang lebih mengkhawatirkan, Mang Uu kini sudah tidak memiliki becak lagi untuk mengais rezekinya. Sebab becak yang ia gunakan selama ini ternyata sewa kepada orang lain. Karena Mang Uu belum mampu membeli becak sendiri.

Beruntung ada orang baik yang mau menyewakan becaknya. “Saya sewa ke orang lain. Satu hari Rp 15 ribu,” ungkapnya. 


“Sekarang becaknya lagi diambil sama yang punya. Sudah dua bulan tidak disewakan dulu. Enggak tahu kenapa,” kata Mang Uu sembari berkaca-kaca. 

Meski hidup yang dihadapinya semakin berat, tapi Mang Uu tetap semangat menjalaninya. Ia berusaha mencari jalan lain mendapatkan rezekinya. Di antaranya menjadi juru parkir dan membantu orang lain jika memerlukan bantuan antar barang. 

“Saya ingin punya becak sendiri untuk usaha sehari-hari dan buat tidur saya,” harapnya. 

#SahabatDermawan, yuk kita bantu Mang Uu untuk bangkit dalam mengais rezekinya. Apalagi kini Mang Uu hidup sebatang kara. Tiga tahun sudah berpisah dengan istri dan anak-anaknya. Hari ini pun ia tak memiliki tempat tinggal. 

#SahabatDermawan, Mang Uu adalah satu di antara banyak tukang becak lainnya yang terdampak atau “korban” dari kondisi pandemi panjang ini. Sekarang kita bantu mereka yang sedang berjuang hidup di tengah pandemi ini! Target kami mewujudkan 200 becak dan 200 paket sembako untuk tukang becak yang membutuhkan.  



Donatur


Info Terbaru


Tidak Ada Info Terbaru

Mari berbagi informasi yang insha Allah bermanfaat kepada rekan dan saudara kita. Semoga menjadi amal soleh yang membawa keberkahan untuk anda. klik tombol share di bawah ini.

CS

Mizan Amanah

+6282112409497

Istiqomah Nurbaeti

+6289507922733

Hanifah Marila

+6285780342178

Mida Munawaroh

+628111873334

Ayu

+628985816893