Zakat Produktif buat Modal Penderes Kecil di Jawa Tengah

Zakat Produktif buat Modal Penderes Kecil di Jawa Tengah

(Tanpa Batas Waktu)


Donasi Sekarang

Penderes yaitu seorang petani yang menyadap air nira dari pohon kelapa. Dan air nira kelapa tersebut dijadikan bahan pokok untuk membuat gula merah. 

Aktivitas ini juga dikenal dengan sebutan menyadap. Para petani penderes biasanya akan mengiris kulit bunga kelapa dan menampung air nira yang dihasilkan pada sebuah wadah khusus. Air nira yang dihasilkan inilah yang kemudian diolah menjadi gula merah.


Nah para penderes kelapa ini kebanyakan berada di daerah Jawa Tengah. Karena secara geografis dengan kekayaan alam yang dimiliki, dan juga tradisi yang diwariskan dari para nenek moyang mereka. 

Di antaranya para penders yang masih tetap dilestarikan ini berada di Kampung Laut, pesisir pantai Cilacap. Bahkan mayoritas masyarakat di kampung ini berprofesi sebagai penderes. 

Semisal Imat Rohmat, (53), ia sudah belasan tahun menjadi penderes di daerah pesisir pantai. Bahu membahu bersama istri tercinta mengais rizki untuk kehidupan mereka. 


“Sudah lama saya menjadi penderes di Kampung Laut ini,” kata Imat.

Namun kehidupan para penderes ini memang masih tergolong jauh dari layak. Meski sudah belasan tahun seperti Imat menjadi penderes, tapi pendapatan dari hasil nderesnya belum bisa memenuhi kebutuhan keluarga mereka dengan baik. 

“Tiap pagi saya pergi bekerja. Memanjat pohon kelapa mencari bahan buat bikin gula ini,” sebutnya. 


Yang menjadi kendala di antaranya modal pohon kelapa sebagai bahan pokok untuk menyadap air nira. Karena selama ini para penderes yang berada di Kampung Laut itu hanya minjam atau sewa kepada warga yang punya banyak pohon kelapa. 

Praktis penghasilan yang didapat dari penyadapan hingga menjadi gula merah tersebut harus dibagi buat membayar sewa pohon kelapa. 

Imat dan istri (Elis), beserta anak-anaknya merupakan salah satu contoh dari ribuan penderes di Indonesia yang masih membutuhkan uluran tangan. Mereka sampai sekarang tinggal di rumah yang seperti gubuk, dinding-dinding rumahnya terbuat dari triplek, itu pun sudah banyak yang bolong. 


Harapanya, Imat dan juga para penderes lainnya memiliki modal untuk menyewa atau membeli pohon kelapa sebagai bahan pokok pekerjaannya sebagai penderes. 

Sahabat dermawan, yuk kita bantu para penderes kecil ini. Mereka butuh bantuan donasi kita semua. Selain harus bersabar dengan keadaan, pekerjaan mereka pun sangat berisiko, bahkan nyawa sebagai ancaman dari pekerjaan mereka. 

“Kalau sedang musim hujan, naik pohonnya licin karena hujan dan petir,” ungkap Imat. 


Donasikan bantuan Anda lewat Mizan Amanah, dengan cara : 


1. Klik tombol "Donasi Sekarang"

2. Isi nominasi donasi yang ingin diberikan

3. Pilih metode pembayaran (Gopay, OVO, Dana, Link Aja,  ATM Transfer, Virtual Account, Kartu Kredit, Kartu Debit, Akulaku)

4. Silahkan ikuti intruksi untuk menyelesaikan pembayaran

Sahabat, tidak hanya berdonasi, Sahabat juga bisa membantu dengan cara menyebarkan halaman galang dana ini ke orang-orang terdekat agar semakin banyak orang yang ikut membantu.

Donatur


Info Terbaru


Tidak Ada Info Terbaru

Mari berbagi informasi yang insha Allah bermanfaat kepada rekan dan saudara kita. Semoga menjadi amal soleh yang membawa keberkahan untuk anda. klik tombol share di bawah ini.

CS

mida Munawaroh

+6289507922733

ina

+628990697691

Mayang Ayu

+628985816893

Makmuri

+6282127338640

Safaryanti Nuraini

+6281223208715

Febriyanti Rahmat Sutisna

+62895610180905

Hanifah Marlia

+6285780342178

Reva 1

+6283894313326

Reva 2

+62811843338

Sarah Sophia Nurbaeti

+62

CS Rindi

+62